Menurut PSAK 202, Persediaan adalah aset yang:
- Dikuasai untuk dijual dalam kegiatan normal.
- Dalam proses produksi untuk penjualan.
- Dalam bentuk bahan atau perlengkapan untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.
Dalam mencatat persediaan ada dua metode yang dapat digunakan, yaitu:
- Metode Fisik/Periodik
Menghitung persediaan berdasarkan kondisi fisik persediaan di gudang. Perhitungan fisik tidak dilakukan setiap saat tetapi secara periodik. Misal, setiap akhir bulan.
Pencatatan yang dilakukan di metode fisik/periodik:
Pencatatan Jurnal Transaksi Perusahaan Dagang
Ketika terjadi transaksi Pembelian, akun Pembelian akan dicatat di sisi Debit, sedangkan akun Utang Dagang atau Kas akan dicatat di sisi Kredit. Sebaliknya, jika perusahaan melakukan Retur Pembelian, akun Utang Dagang atau Kas justru akan didebit, dan akun Retur Pembelian dicatat di sisi Kredit. Untuk transaksi Beban Angkut Pembelian, akun Beban Angkut Pembelian berada di posisi Debit, dengan akun tandingannya berupa Kas atau Utang Dagang di posisi Kredit. Sementara itu, saat memperoleh Potongan Pembelian, akun Kas atau Utang Dagang akan dicatat di sisi Debit, dan akun Potongan Pembelian berada di sisi Kredit.
Di sisi penjualan, ketika perusahaan melakukan Penjualan barang dagangan, akun Kas atau Piutang Dagang akan dicatat di sisi Debit, sementara akun Penjualan dicatat di sisi Kredit. Jika terjadi Retur Penjualan dari pelanggan, pencatatannya dibalik dengan memposisikan akun Retur Penjualan di sisi Debit dan akun Kas atau Piutang Dagang di sisi Kredit. Terakhir, untuk transaksi Beban Angkut Penjualan, akun Beban Angkut Penjualan akan didebit, sedangkan akun Kas atau Utang Dagang akan dikredit.
Di sisi penjualan, ketika perusahaan melakukan Penjualan barang dagangan, akun Kas atau Piutang Dagang akan dicatat di sisi Debit, sementara akun Penjualan dicatat di sisi Kredit. Jika terjadi Retur Penjualan dari pelanggan, pencatatannya dibalik dengan memposisikan akun Retur Penjualan di sisi Debit dan akun Kas atau Piutang Dagang di sisi Kredit. Terakhir, untuk transaksi Beban Angkut Penjualan, akun Beban Angkut Penjualan akan didebit, sedangkan akun Kas atau Utang Dagang akan dikredit.